Skip to main content

Newest Post

Are You A Corruptor?

Apakah lo seorang koruptor? Photo by  cottonbro  from  Pexels Dari pertanyaan di atas agaknya kita langsung berpikir, "Loh saya nggak pernah pake uang orang," atau "Saya nggak mungkin jadi seperti para tikus berdasi di luar sana," dan macam-macam pikiran bersamaan dengan keterkejutan lainnya. Eits, tunggu dulu. Gue akan bocorkan hint dari konteks penulisan gue hari ini. Gue tidak akan membahas politisi-politisi yang melakukan korupsi di luar sana karena sejujurnya gue juga nggak suka membahasnya.  Gue akan membahas korupsi-korupsi kecil yang mungkin nggak kita sadari sudah mendarah daging di sekitar kita. Hal yang perlu kita pahami kemudian adalah sesuatu yang besar dimulai dari sesuatu yang kecil. Korupsi kecil ternyata juga bisa berdampak besar. Korupsi, tapi Bukan Tentang Uang Kita hidup di negara yang penuh dengan peraturan, regulasi, norma, dan adat baik tertulis maupun tidak tertulis. Sudah seharusnya masyarakat Indonesia yang hidup di atas negeri ini mematuhi

Home

Saat raga kita dipertemukan, tidak hanya raga namun jiwa,
disanalah kubangun sebuah rumah yang tidak ternilai harganya
Dari caranya membenarkan rambutnya,
bola matanya bergerak,
udara yang dihirupnya,
senyumnya merekah,
kata-kata yang keluar dari bibirnya,
saat tangannya digenggam,
atau kakinya melangkah,
entah, semuanya indah...
Tak sedetik pun akan kubiarkan sia-sia pergi,
karena rumahku rumah yang baru, yang membuatku harus tahu letak kebutuhanku,
rumah yang berdebu, dan harus aku bersihkan ruangnya satu persatu
agar apa yang aku lakukan terasa nyaman,
bersama dia yang aku ajak membuat rumah ini
agar bisa aku buat berdansa,
jika aku lelah suatu hari nanti
agar cahaya matahari masuk ke rumahku,
membuat kami tumbuh dan sehat bersama.

Rumah bukan sekedar tempat untuk tinggal,
tetapi untuk menemukan sesuatu yang baru,
yang dapat kujadikan bekal di hariku selanjutnya saat aku tidak berada disana
terlebih saat aku dibalut dengan kesendirian
Bukan tempat untuk diam,
namun untuk mengeksplor apa yang sebenarnya kita miliki bersama
Kamu bisa memodifikasi rumahmu, seindah mungkin, senyaman mungkin
dan saat semuanya terasa cukup bagimu,
kamu akan memilih untuk memiliki rumah itu selamanya,
tidak akan kamu bepikir untuk meninggalkannya, menjualnya, atau memberinya ke orang lain
Karena telah dengan susah payah kamu membangunnya,
menjaganya,
dan menempatinya.

Darisana, kita tentu tau arti perjuangan,
atau mungkin tidak tahu karena tidak berusaha merasakan dan melakukan
tetapi kembali lagi, saat aku menemui ragamu,
ragaku berusaha untuk tetap disana, tidak berubah
Aku mungkin datang dengan kepercayaanku yang mulai punah akan kepercayaan itu sendiri
kesetiaanku yang juga mulai punah akan kesetiaan,
dan penghargaanku atas sesuatu yang hilang terhadap arti dihargai
Namun aku selalu punya pilihan,
tidak, kita semua punya pilihan
bertahan namun tidak jalan, atau pergi tetapi mencari arti
dan aku memilih untuk bertahan dan mencari arti.

So, would you take me home?

-----------------------

#tonightplaylist :
Ed Sheeran - Perfect
Jess Glynne - Take Me Home

Xoxo

Comments

Other Posts